Selapanan Istighosah Perdana di Masjid Baitul muttaqin, Desa Krompakan

¬†Krompa’an – pada hari Jum’at, 22 September 2017 di Masjid Baitul Muttaqin mengadakan pengajian istighosah dalam rangka selapanan. Dihadiri oleh masyarakat dan tokoh masyarakat setempat. Diawali pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Kyai Bapak Hanafi, desa Krompaan. Selanjutnya, diisi mauidhoh khasanah oleh Gus Mustaqim, dari Rowosari. Gus Mustaqim, menyampaikan “bahwa tujuan Masjid dibangun, agar semua masyarakat desa krompakan mendapat berkah, dan setelah pulang mengaji mendapatkan barokah”. Lalu, ungkap beliau, “semoga setelah di Masjid Baitul Muttaqin diadakan istighosah mendapatkan barokah, dan menjadi Masjid yang sempurna layaknya Masjid seperti di Mekkah, Aamiin”.

Gus Mustaqim juga mengajak para masyarakat untuk mengekspresikan berdo’a lewat bersholawat bersama dengan meletakkan tangan di dada sambil mengikuti kata-kata beliau. Beliau mengutarakan, “uripe ayem, rumongso aman dan seterusnya”. Bahwa, dengan bersholawat bersama dengan berdo’a memohon kepada Allah SWT membuat hidup tenang karena merasa aman, dan mengingatkan sebagai umat manusia untuk selalu taat beribadah, bersholawat dan datang ke pengajian istighosah. Ketika di pengajian, beliau juga menyampaikan¬† “bahwa ketika terlaksananya pengajian istighosah untuk selalu membaca surat Al-Waqi’ah, agar selalu mendapatkan kemudahan dan kelancaran rezekinya. Para saabat rosul dan tabi’in pun selalu diwariskan untuk selalu giat membaca surat Al- Waqi’ah”.

Lanjut, beliau menyarankan “kepada masyarakat agar do’a selalu terijabah, juga harus didorong oleh amal bersedekah. Dengan bersedekah, rezeki kita akan dilipatgandakan dengan pahala. Contohnya, dengan ikut berpartisipasi untuk bersedekah di Masjid, maka harta di dunia akan selalu bertambah. Khaqqul yakin, rezekinya akan diganti oleh Allah, manfaatnya anak yang dinasehati akan mudah mendengarkan, sedangkan anak yang sedang bekerja pun diberi kemudahan. Karena do’a yang cepat terkabul adalah do’a yang selalu didorong oleh amal dan bersedekah”.

Gus Mustaqim juga mengungkapkan, “bahwa dalam ayat alqur’an : Barang siapa orang yang mengamalkan sedekah untuk Masjid, maka akan diganti oleh Allah SWT sepuluh kali lipat / (10) kali lipatnya. Tapi ternyata dalam kehidupan yang terjadi, yang diganti oleh Allah adalah malah berlipat-lipat ganda”. Kemudian, pengajian istighosah selesai pada pukul 22.36 WIB. Acara ditutup oleh do’a bersama-sama. (Ristika/22/09)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*